skip to Main Content

Prof. Zudan: Manajemen Talenta sebagai Aksi Nyata Mencetak ASN Unggul Wujudkan Visi Misi Kepala Daerah dan Asta Cita Presiden

Jakarta – Humas BKN, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif menegaskan pentingnya manajemen talenta dalam mendukung percepatan pencapaian visi dan misi Kepala Daerah serta Asta Cita Presiden. “Diperlukan talenta-talenta ASN yang cepat, tepat, dan terbaik agar visi dan misi Kepala Daerah dapat terwujud. Maka Manajemen talenta hadir untuk memastikan ASN terbaik siap mengeksekusi visi dan misi pimpinan daerah secara optimal,” jelasnya. Disampaikan Pada Ekspose Manajemen Talenta di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Kabupaten Pamekasan, Probolinggo, dan Banyuwangi pada Kamis (19/12/2025) di BKN Pusat, Jakarta.

Kepala BKN juga mengungkapkan bahwa, pemilihan talenta yang tidak tepat dapat berdampak pada terhambatnya pencapaian tujuan suatu instansi. “Jangan sampai salah memilih orang, karena jika tidak selaras dengan visi dan misi, maka upaya yang dilakukan akan sia-sia,” ungkapnya. Pada kesempatan tersebut, BKN juga memberikan apresiasi tinggi kepada empat pemerintah daerah tersebut atas komitmen dan capaian signifikan dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta berbasis data.

Lebih lanjut Kepala BKN mengungkapkan bawa penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur melalui Manajemen Talenta dapat menjadi aksi nyata yang terukur. Kunci keberhasilan yang disoroti BKN pada ekspose ini adalah konsistensi keempat daerah dalam menjaga kualitas dan akurasi data ASN, yang menjadi fondasi utama sistem merit.

Dalam paparannya, Kota Pasuruan memaparkan komitmennya dalam penerapan manajemen talenta di wilayahnya melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SI-NATA) yang dikembangkan sejak 2022. Kota Pasuran juga telah meraih nilai indeks data sebesar 99,72%. Lebih lanjut untuk Kabupaten Pamekasan, mencatat akurasi 99,74%, Probolinggo dengan Indeks Kualitas Data 98,40%, dan Banyuwangi mencapai 99,35%.

Dalam paparan masing-masing instansi tersebut, setiap daerah menghadirkan inovasi dan rencana strategis, seperti:

  • Kota Pasuruan yang akan fokus pada penataan manajemen talenta yang lebih terstruktur dan telah mencatat peningkatan penerapan sistem merit (2023-2024).
  • Kabupaten Pamekasan berkomitmen penuh menerapkan manajemen talenta secara menyeluruh pada 2026, dengan mengintegrasikan SI-MATA BKN ke dalam sistem promosi dan mutasi untuk karier ASN yang profesional dan objektif.
  • Kabupaten Probolinggo menunjukkan tren peningkatan sistem merit yang konsisten, dengan target kategori “Sangat Baik” di 2025. Capaian Indeks Netralitas ASN kategori A (85,57) menjadi bukti komitmen terhadap profesionalitas.
  • Kabupaten Banyuwangi telah memanfaatkan SI-MATA untuk pemetaan talenta (matriks sembilan kotak), proyeksi suksesi, dan strategi retensi talenta, dengan Indeks MSPK kategori A (87,91), menandakan tata kelola manajemen ASN yang kuat.

Meski telah menunjukkan progres yang menggembirakan, BKN tetap memberikan sejumlah catatan konstruktif guna menjawab tantangan yang masih dihadapi. BKN juga mendorong seluruh instansi pemerintah daerah di Jawa Timur untuk secara aktif melakukan sosialisasi terkait jabatan kosong kepada ASN yang berpotensi, sebagai bagian dari penerapanmanajemen talenta yang transparan dan objektif.

Ditutup Wakil Kepala BKN Suharmen menegaskan pentingnya keterbukaan dan partisipasi aktif ASN dalam pengelolaan karier. “Kami menghimbau agar pemetaan talenta dan sosialisasi jabatan kosong dilakukan secara terbuka, sehingga tidak menimbulkan persepsi bahwa pengisian jabatan dilakukan secara tiba-tiba atau karena kedekatan dengan pimpinan daerah,” ujar Suharmen.

Ia juga menegaskan bahwa manajemen talenta tidak semata-mata untuk promosi jabatan tapi juga digunakan untuk pengembangan karier ASN. “Melalui manajemen talenta kita dapat menilai kompetensi, melihat kekurangan yang perlu ditingkatkan, serta memastikan penilaian prestasi dilakukan secara objektif. Sosialisasi ini juga menjadi sangat penting untuk membuktikan bahwa tidak ada praktik orang dalam dalam pengisian jabatan,” jelasnya.

Ekspose Manajemen Talenta ini menegaskan bahwa setiap pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menyiapkan ASN unggul melalui penerapan sistem merit yang adil dan terukur, sebagai fondasi lahirnya birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

Penulis: Taa
Foto : Ann
Editor:

Back To Top