Dampingi Pemkot Batu, BKN Tekankan 3 Pilar Pembangunan Manajemen Talenta ASN
Jakarta – Humas BKN, Pada tahap ekspose manajemen talenta Pemerintah Kota Batu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait rencana pembangunan manajemen talenta ASN di instansinya, Wakil Kepala BKN, Suharmen, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Batu beserta jajaran atas komitmen dan keseriusan Pemkot Batu dalam membangun sistem manajemen talenta ASN. Terkait persiapan instansi, Suharmen menyatakan komitmen BKN sebagai instansi Pembina manajemen kepegawaian untuk mendampingi Pemkot Batu dalam penerapan manajemen talenta di wilayahnya.
Kehadiran langsung pimpinan daerah dalam kegiatan ekspose ini, jelas Suharmen, dinilai sebagai langkah penting dalam memastikan kesiapan implementasi Manajemen Talenta secara menyeluruh. “Ekspose ini menjadi bagian penting untuk melihat kesiapan Pemkot Batu, baik dari aspek kebijakan, sistem, maupun desain pelaksanaan manajemen talenta ASN,” ujar Suharmen dalam kegiatan Ekspose Manajemen Talenta Pemerintah Kota Batu yang dilaksanakan di Kantor Pusat BKN, Selasa (10/02/2026).
Terkait itu, Suharmen menegaskan pembangunan manajemen talenta ASN harus didukung 3 (tiga) pilar utama. Pertama adalah tata kelola meliputi kesiapan kelembagaan, regulasi pendukung, dan pembentukan komite talenta sebagai dasar pelaksanaan yang berkelanjutan. Kedua adalah sistem informasi sebagai instrumen utama dalam memastikan ketersediaan data talenta ASN yang akurat, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Ketiga, desain manajemen talenta yang mencakup mekanisme, model, dan tahapan pelaksanaan sesuai dengan kebutuhan organisasi yang menentukan efektivitas manajemen talenta dalam pengisian jabatan dan pengembangan karier ASN.
BKN sendiri telah menyiapkan Sistem Informasi Manajemen Talenta atau disingkat dengan SIMATA yang dirancang sesuai dengan kebijakan nasional, dan dapat dimanfaatkan oleh instansi pusat maupun daerah, termasuk Pemkot Batu. Pada tahap awal, pemanfaatan sistem informasi ini difokuskan pada simulasi dan optimalisasi penggunaan sistem sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen talenta.
Melalui manajemen talenta, Suharmen sampaikan bahwa pengisian jabatan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat, salah satunya dengan menempatkan ASN berdasarkan kompetensi dan kinerja terbaik. Manajemen Talenta juga berfungsi sebagai instrumen pengembangan karier ASN melalui pemetaan kinerja dan potensi yang dituangkan dalam _nine box talent_. Dengan pemetaan tersebut, pimpinan instansi dapat mengidentifikasi ASN yang membutuhkan pengembangan kompetensi maupun ASN dengan potensi tinggi untuk dipersiapkan menduduki jabatan strategis.
Selain itu, ketersediaan data talenta memungkinkan pengisian jabatan strategis dilakukan secara lebih proaktif sebelum terjadi kekosongan jabatan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan program prioritas daerah tanpa terhambat oleh proses seleksi terbuka yang memerlukan waktu relatif panjang. “BKN siap memberikan pendampingan berkelanjutan kepada Pemkot Batu dalam seluruh tahapan penerapan manajemen talenta sebagai bagian dari upaya penguatan sistem merit dan peningkatan kualitas ASN secara nasional,” tutupnya.
Penulis/foto: ff
Editor: des







