Paparkan Kesiapan Manajemen Talenta, Pemkab Langkat & Pemkot Bitung Optimis karena Pendampingan BKN
Jakarta – Humas BKN, Setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Pemerintah Kota Binjai melakukan ekspose penerapan manajemen talenta ASN, kali ini masih dari lingkup instansi pemerintah daerah, yakni Pemerintah Kabupaten Langkat dan Pemerintah Kota Bitung memaparkan kesiapan instansinya secara langsung di hadapan tim manajemen talenta Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kedua instansi berkesempatan menyampaikan langkah-langkah yang sudah dilakukan pihaknya, dan optimis dapat segera merealisasikan pembangunan manajemen talenta ASN di wilayahnya melalui pendampingan BKN.
Pada kesempatan itu, Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Langkat, Sutrisuanto, menyampaikan harapannya agar pegawai ASN yang sebelumnya belum mengikuti proses profiling dapat kembali diikutsertakan pada tahap selanjutnya. Ia merinci masih terdapat sejumlah ASN yang belum mengikuti profiling, tersebar di beberapa kelompok pemetaan. Sebagian ASN yang tidak dapat mengikuti proses tersebut, jelasnya, merupakan bagian dari masyarakat terdampak banjir yang melanda wilayah Langkat beberapa waktu lalu.
“Bencana tersebut turut memengaruhi fasilitas layanan publik seperti puskesmas, rumah sakit, hingga kantor kecamatan dan kelurahan, sehingga menghambat akses komunikasi dan administrasi. Meski demikian, Kami di Pemkab Langkat berkomitmen menuntaskan proses profiling yang tertunda serta melakukan perbaikan ke depan agar pelaksanaan manajemen talenta berjalan optimal,” ujarnya di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (26/02/2026).
Sementara itu, dari Pemkot Bitung menyampaikan data jumlah ASN dan PPPK, termasuk kondisi jabatan yang masih kosong, dan progres pemenuhan persyaratan sesuai arahan BKN, termasuk pemanfaatan aplikasi Simarta untuk pemetaan kompetensi. Pemkot Bitung berharap dapat memperoleh masukan strategis guna memperkuat sistem pembinaan dan penempatan ASN agar lebih profesional, terarah, dan berkelanjutan.
Terhadap persiapan kedua instansi, Wakil Kepala BKN, Suharmen, menekankan pentingnya pemutakhiran data dalam sistem MyASN. Seluruh riwayat jabatan dan pengalaman kerja ASN harus dicantumkan secara lengkap agar perjalanan karier dapat terbaca secara komprehensif. Ia juga menyinggung tiga pilar utama penerapan manajemen talenta, meliputi aspek kualitas data dan informasi, sistem informasi terintegrasi, dan desain dan penyajian hasil pemetaan talenta.
Penulis/foto: maganghubBKN
Editor: des

