Prof. Zudan Dorong Banggai Naik Kelas: Dari Smart City Menuju Safe City Berbasis Layanan Terintegrasi
Banggai – Humas BKN, Dalam arahannya bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai, di Kantor Bupati Banggai, Rabu (04/11/2026), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, mengajak seluruh aparatur untuk membawa transformasi pelayanan publik Kabupaten Banggai ke level berikutnya, yakni dari Smart City menuju Safe City. Menurutnya, kemajuan daerah tidak cukup diukur dari pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dalam memastikan keamanan, keselamatan, dan perlindungan masyarakat melalui layanan yang terintegrasi.
“Transformasi digital tidak boleh berhenti pada kemudahan layanan, tetapi harus mampu menghadirkan rasa aman dan melindungi masyarakat. Konsep Safe City menuntut pemerintah daerah untuk mampu memanfaatkan teknologi dan integrasi informasi sebagai instrumen pengambilan keputusan secara cepat, tepat, dan responsif. Dengan sistem yang terhubung, pemerintah tidak hanya memberikan layanan administratif, tetapi juga dapat mengantisipasi dan menangani berbagai kebutuhan serta situasi darurat yang dihadapi masyarakat,” terangnya di hadapan Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin dan jajaran pejabat pemerintah daerah.
Salah satu instrumen penting untuk mewujudkan hal tersebut menurutnya adalah dengan optimalisasi Command Center sebagai pusat kendali informasi dan koordinasi lintas instansi. Melalui fasilitas ini, laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara lebih cepat dengan melibatkan perangkat daerah sesuai kewenangannya. Misalnya, penanganan kecelakaan lalu lintas, kehilangan barang, maupun potensi gangguan keamanan dapat dikoordinasikan dengan Satpol PP, fasilitas kesehatan, dan instansi terkait lainnya. “Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah bisa merespons setiap kebutuhan masyarakat dengan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Prof. Zudan juga memberikan apresiasi terhadap berbagai fondasi transformasi digital yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Banggai. Pemanfaatan Command Center, penerapan Banggai Digital Services, integrasi sistem satu data, serta layanan darurat Call Center 112 dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat ekosistem pelayanan publik berbasis teknologi. Namun, menurutnya, keberadaan infrastruktur digital harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengoptimalkannya. Karena itu, Prof. Zudan mendorong 13.000 ASN Kabupaten Banggai untuk mengambil peran aktif dalam memanfaatkan teknologi, membangun kolaborasi lintas perangkat daerah, serta memastikan setiap inovasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Banggai, Amirudin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BKN beserta jajaran yang memberikan pembinaan dan arahan langsung kepada ASN di lingkungan pemerintah daerah. Ia menilai kehadiran dan dukungan BKN ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman terhadap kebijakan manajemen ASN sekaligus menyelaraskan komitmen seluruh aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh ASN dapat memahami kebijakan manajemen ASN dengan lebih baik serta meningkatkan komitmen dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Penulis/foto: ali/egg
Editor: des

