skip to Main Content

Berkaca Pada Pelaksanaan Sebelumnya, BKN Matangkan Sarana Prasarana Seleksi CAT Mendatang

Bandung – Humas BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar Rapat Evaluasi Sarana dan Prasarana Seleksi Sumber Daya Manusia Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun Anggaran 2026 di Bandung, Rabu (10/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BKN untuk terus meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan penyelenggaraan seleksi nasional berjalan lebih efektif pada pelaksanaan berikutnya. Evaluasi tersebut secara khusus membahas pelaksanaan dukungan sarana dan prasarana seleksi yang telah diselenggarakan di 36 titik lokasi mandiri BKN yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan ini, evaluasi juga dilakukan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi berbagai capaian, tantangan, serta langkah perbaikan yang diperlukan guna mendukung penyelenggaraan seleksi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Terkait itu, Kepala Biro Umum BKN, Ojak Murdani, menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi KDKMP dan KNMP merupakan bagian dari program strategis nasional yang memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang andal, mulai dari perangkat teknologi informasi, jaringan internet, gedung pelaksanaan seleksi, hingga layanan teknis pendukung lainnya.

Untuk mendukung pelaksanaan seleksi tersebut, BKN terlebih dahulu menyiapkan katalog elektronik sektoral, dan melaksanakan proses pengadaan jasa penyelenggaraan kegiatan pendukung seleksi secara terintegrasi. Berbagai kebutuhan yang disediakan meliputi perangkat komputer dan jaringan, kamera pengawas, pemindai barcode, perangkat listrik cadangan, ruang ujian, layanan internet utama dan cadangan, hingga tenaga teknis yang mendukung pelaksanaan seleksi di seluruh titik lokasi. “Seluruh kebutuhan sarana dan prasarana seleksi dirancang sebagai satu kesatuan layanan yang dikelola oleh satu penyedia pada setiap lokasi seleksi guna memastikan standar pelayanan yang seragam dan pelaksanaan seleksi yang efektif,” ujar Ojak.

Sebelumnya sebanyak 36 titik lokasi mandiri BKN dibuka untuk mendukung pelaksanaan seleksi, tersebar mulai dari Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Banda Aceh, Ambon, hingga Kupang. Sebaran lokasi tersebut ditujukan untuk memberikan kemudahan akses bagi peserta sekaligus menjamin pemerataan pelaksanaan seleksi secara nasional. Dalam proses evaluasi, BKN mencatat sejumlah keberhasilan sekaligus kendala yang menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan.

Evaluasi ini juga mencakup pembahasan perlunya penguatan koordinasi antara penanggung jawab penyedia di tingkat pusat dan daerah untuk memastikan tata kelola penyelenggaraan seleksi nasional di masa mendatang. “Evaluasi ini menjadi sarana untuk memperkuat perencanaan, koordinasi, dan standar layanan sehingga pelaksanaan seleksi berikutnya dapat berjalan lebih optimal dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta,” tegasnya. Melalui rapat evaluasi ini, tambahnya, BKN juga merumuskan sejumlah rekomendasi perbaikan yang akan ditindaklanjuti pada pelaksanaan program-program strategis nasional berikutnya. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas dukungan sarana dan prasarana seleksi CAT berikutnya.

Penulis: ff
Foto: egg
Editor: des

Back To Top