skip to Main Content

BKN Tingkatkan Kualitas Asesmen Lewat Perpaduan Kompetensi Asesor & Pemanfaatan Teknologi

Jakarta – Humas BKN, Dalam upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan assessment kompetensi ASN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Pusat Penilaian Kompetensi ASN menyelenggarakan Workshop Behavioral Event Interview (BEI) pada Rabu (24/06/2026) di Kantor Pusat BKN, Jakarta. Hal ini bertujuan untuk mengasah kemampuan para asesor dan tim asesmen BKN dalam melakukan wawancara berbasis kompetensi, meningkatkan efektivitas proses asesmen, serta memperkenalkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam assessment kompetensi ASN. Terkait itu, Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN, Mohammad Ridwan, mengatakan pelatihan ini tidak terlepas dari kebutuhan pentingnya peningkatan kompetensi asesor dalam menghadapi dinamika organisasi dan perkembangan teknologi yang terus berubah.

Menurutnya, asesor memiliki peran strategis dalam menghasilkan penilaian kompetensi yang objektif dan akurat sebagai dasar pengelolaan talenta ASN. Ia juga menyampaikan pesan Kepala BKN agar para asesor terus menjaga profesionalisme, integritas, dan kualitas pelaksanaan assessment kompetensi sebagai bagian dari penguatan sistem merit di lingkungan instansi pemerintah. “Assessment kompetensi harus terus berkembang mengikuti perubahan konteks organisasi, kepemimpinan, dan teknologi. Karena itu, para asesor perlu terus meningkatkan kemampuan wawancara, teknik probing, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses assessment yang lebih efektif dan berkualitas,” ujar Ridwan.

Selain itu Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) perlu dipandang sebagai instrumen pendukung dalam meningkatkan efisiensi proses assessment. Namun demikian, peran asesor tetap menjadi elemen utama dalam melakukan analisis, interpretasi, dan pengambilan keputusan profesional atas hasil penilaian kompetensi. Melalui workshop ini, para asesor diharapkan dapat mempertajam kemampuan dalam menerapkan teknik Behavioral Event Interview secara efektif untuk memperoleh evidence perilaku yang relevan.

Workshop ini juga ditujukan untuk menyelaraskan penerapan validasi silang antar metode asesmen cross-method validation sehingga meningkatkan efisiensi proses penilaian tanpa mengurangi kualitas dan akurasi hasil asesmen. Selain diikuti oleh para asesor ASN dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari Asesor Pertama, Asesor Muda, Asesor Madya, hingga Asesor Utama dari BKN Pusat, Kantor Regional, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN, perwakilan Biro SDM Organisasi, Direktorat Jabatan Fungsional Kepegawaian, dan Direktorat Pengembangan Talenta dan Karier ASN juga ikut sebagai peserta.

Adapun narasumber yang dihadirkan dalam workshop ini, di antaranya yakni Dr. Arum Etikariena, M.Psi., Psikolog, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang Human Resources serta Industrial and Organizational Psychology.

Penulis/Foto: ald
Editor: des

Back To Top