skip to Main Content

Buka Kesempatan ASN Berdedikasi Raih KPLB, BKN Luncurkan ASN Promote ASN dan Katalog ASN Berprestasi

Jakarta – Humas BKN, Sebagai bentuk dukungan terhadap para ASN yang berdedikasi di bidang ketahanan pangan nasional, BKN meluncurkan program “ASN Promote ASN” yang memungkingkan para ASN direkomendasikan oleh rekan kerja hingga masyarakat untuk terpilih menjadi kandidat peraih Kenaikan Pangkat Luar Biasa atau KPLB secara langsung dari BKN. Program ini bertujuan mendukung program prioritas pemerintah, khususnya dalam ketahanan pangan nasional yang tercermin dalam Asta Cita kedua Presiden.

Lebih lanjut, BKN mengundang instansi terkait, yakni Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Selasa (27/10/2026) di Kantor Pusat BKN, Jakarta. Pertemuan ini secara khusus membahas terkait Kriteria Penilaian dan Mekanisme Pengajuan Penghargaan KPLB yang akan menyasar pegawai ASN di sektor kedua instansi tersebut. Perwakilan masing-masing instansi dihadiri oleh Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pertanian, dan Kepala Biro Organisasi, SDM, dan Hukum Bapanas.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Utama BKN, Rahman Hadi, menekankan bahwa diskusi ini digelar untuk menghimpun masukan terkait kriteria penilaian dan mekanisme KPLB yang tepat sasaran, sejalan dengan poin kedua Asta Cita tentang pemantapan sistem ketahanan pangan nasional. “Ketahanan pangan nasional merupakan pilar krusial bagi kedaulatan dan keberlanjutan bangsa, di mana di balik kesuksesan program ini terdapat dedikasi ASN yang aktif merencanakan, melaksanakan, hingga mengevaluasi di lapangan. Oleh karena itu, sudah sepantasnya ASN yang berprestasi dan berdedikasi tinggi dalam mendukung program ini diberikan apresiasi berupa ruang penghargaan dan KPLB,” pesannya.

Di samping itu, Kepala Biro Organisasi dan SDM Aparatur Kementerian Pertanian, Nurwahida, mengapresiasi inisasi BKN yang memberikan penghargaan bagi dedikasi ASN di bidang ketahanan pangan nasional. Untuk kualifikasi kandidatnya sendiri, ia menyampaikan pentingnya tolok ukur kinerja yang konkret di sektor produksi. Di Kementan sendiri, tambahnya, dengan skema kerja yang didominasi di lapangan, bekerja secara terukur dengan basis data yang jelas, mulai dari laporan penanggung jawab kabupaten per-malam hingga capaian swasembada pangan sehingga kinerja melampaui target yang terekam pada data BPS layak diusulkan menerima apresiasi KPLB.

Sementara, Kepala Biro Organisasi, SDM, dan Hukum Bapanas, Yusup, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BKN yang memberi perhatian khusus pada pegawai ASN yang bekerja di sektor ketahanan pangan. Menurutnya, ketahanan pangan nasional bermuara pada outcome keberlanjutan agar masyarakat hidup sehat dan produktif. Oleh karena itu, skema pengusulan KPLB kini didorong lebih terbuka dan fleksibel, tidak hanya bertumpu pada usulan formal instansi tetapi juga menjaring rekam jejak nyata ASN di lapangan.

BKN sendiri sudah merilis program pengusulan ASN berprestasi dan berdedikasi melalui “ASN Promote ASN” ini di seluruh kanal media sosial mulai 27 Oktober 2026. Nantinya seluruh peraih KPLB langsung dari BKN ini akan didokumentasikan melalui Katalog ASN Berprestasi. Jadi bagi para ASN yang memiliki rekan kerja dengan dedikasi dan kontribusi luar biasa di bidang ketahanan pangan, jangan ragu kampanyekan karyanya agar masyarakat se-Indonesia tahu dampak kinerja luar biasanya bagi kepentingan luas. Program ASN Promote ASN ini akan dibuka hingga 10 November 2026.

Penulis/foto: dira
Editor: des

Back To Top