skip to Main Content

Dukung Program Presiden, BKN Beri Kesempatan Pengalaman Kerja bagi 231 Peserta Maganghub Angkatan 2

Jakarta – Humas BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali mendukung Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan 2 Tahun 2026 yang dipandu secara nasional melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Hal ini sebagai upaya pemerintah memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus memperkuat kesiapan memasuki dunia profesional. Terhitung program MagangHub Angkatan 2 secara nasional menyediakan kuota hingga 150 ribu peserta.

Untuk di BKN sendiri, tercatat sebanyak 231 peserta yang masuk dalam Angkatan 2 Batch 1, yakni dengan rincian 111 peserta ditempatkan di lingkungan BKN Pusat, dan 120 peserta di lingkungan Kantor Regional BKN serta Pusat Pengembangan SDM BKN. Para peserta akan menjalani masa pemagangan selama 6 bulan, yakni mulai 10 Agustus 2026 hingga 9 Februari 2027. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mempercepat transisi lulusan perguruan tinggi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja.

Penerimaan peserta Maganghub di BKN secara resmi dibuka oleh Kepala BKN, Prof. Zudan, Kamis (13/08/2026). Dalam kesempatan itu, Prof. Zudan berpesan agar pemagangan di BKN tidak semata-mata dimaknai sebagai kesempatan memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun etos kerja, karakter, kompetensi, dan orientasi kontribusi. “Kesempatan yang diperoleh melalui proses seleksi perlu dijawab dengan kesungguhan untuk belajar sekaligus memberikan manfaat bagi organisasi. Cara mensyukurinya adalah dengan semangat memberi, bukan meminta. Memberikan waktu, tenaga, pikiran, senyuman, dan karya terbaik,” ujar Prof. Zudan saat memberikan arahan kepada para peserta.

Selain kontribusi, kemampuan beradaptasi menjadi pesan penting yang disampaikan Kepala BKN kepada para peserta. Menurut Prof. Zudan, dunia kerja merupakan lingkungan yang dinamis sehingga generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk membaca situasi, menyesuaikan diri, dan tetap mampu memberikan kinerja terbaik dalam berbagai kondisi. Ia mengibaratkan kemampuan adaptasi tersebut seperti smartphone yang dapat secara otomatis menyesuaikan waktu ketika berpindah lokasi. “Orang yang berhasil adalah orang yang memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi,” tegas Prof. Zudan.

Program MagangHub sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional Kementerian Ketenagakerjaan untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Dalam pelaksanaannya, program tersebut tidak hanya melibatkan perusahaan, tetapi juga membuka ruang bagi instansi pemerintah sebagai penyelenggara pemagangan. Melalui keterlibatan tersebut, BKN berharap 231 peserta yang mengikuti pemagangan dapat menjadikan pengalaman di BKN sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja dengan kompetensi yang lebih kuat dan karakter yang lebih matang.

Penulis/foto: ff
Editor: des

Back To Top