skip to Main Content

Kepala BKN, Prof. Zudan: Pemetaan Kompetensi ASN Sebagai Basis Data Talenta Nasional

Balikpapan – Humas BKN, Dalam kesempatannya meninjau langsung pelaksanaan pemetaan potensi dan kompetensi terhadap pegawai ASN Kementerian Kehutanan RI di titik lokasi Balikpapan, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, memastikan instrumen pemetaan yang disediakan BKN melalui Computer Assisted Competency Test (CACT) sebagai langkah strategis dalam membangun basis data talenta nasional. Ia menegaskan bahwa CACT bukan sekadar tes administratif, melainkan instrumen yang dirancang untuk memetakan profil kompetensi ASN secara komprehensif, mencakup aspek pengetahuan, potensi, dan perilaku kerja.

“CACT ini adalah langkah awal yang krusial dalam memetakan profil kompetensi ASN secara detail. Hasilnya akan menjadi bagian dari big data talenta ASN nasional yang dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pengembangan karier, promosi, dan suksesi berbasis sistem merit,” ujar Prof. Zudan di UPT BKN Balikpapan, Kamis (26/02/2026). Menurutnya, pemetaan kompetensi berbasis teknologi akan memperkuat implementasi manajemen talenta nasional. Hal ini karena data yang dihasilkan memungkinkan instansi pemerintah menyusun kebijakan pengembangan SDM secara lebih terukur dan objektif.

Saat berdialog dengan para pegawai ASN Kemenhut peserta pemetaan, Prof. Zudan memastikan sarana dan prasarana CACT berjalan optimal sehingga peserta tinggal mengikuti tahapan pemetaan dengan maksimal. Ia juga mengapresiasi antusiasme ASN Kemenhut dalam mengikuti proses pemetaan kompetensi. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi seperti ini menjadi bagian penting dalam mempercepat reformasi manajemen ASN berbasis sistem merit di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kemenhut, Indra Exploitasia mengapresiasi agenda besar BKN untuk menerapkan sistem merit berbasis data kompetensi nasional. Ia menilai metode CACT efektif dan efisien untuk organisasi besar seperti Kemenhut. “Kemenhut juga berencana mengintegrasikan hasil CACT dengan penilaian kompetensi teknis sesuai rumpun jabatan kehutanan. Langkah ini dilakukan agar pengembangan SDM selaras dengan kebutuhan organisasi dan tantangan sektor kehutanan ke depan,” terangnya.

Adapun proses pemetaan sebagai bagian dari data talenta nasional ini akan dilakukan terhadap 5.616 pegawai ASN di lingkup Kemenhut, yang disediakan di 38 titik lokasi kantor BKN se-Indonesia. Untuk titik lokasi UPT BKN Balikpapan sendiri, tercatat ada 194 pegawai ASN Kemenhut sebagai peserta pemetaan.

Penulis: nsp
Editor: des

Back To Top