skip to Main Content

Ketiga Instansi Daerah Ini Kompak Gunakan SIMATA BKN Dalam Penerapan Manajemen Talenta ASN

Jakarta – Humas BKN, Sejumlah instansi pemerintah daerah di wilayah kerja Kantor Regional XII BKN Pekanbaru, yakni Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Siak, kompak menggunakan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) BKN untuk mempercepat implementasi rencana pembangunan dan penerapan manajemen talenta ASN di wilayahnya. Komitmen ketiga instansi daerah ini disampaikan saat melakukan tahap ekspose ke BKN yang didamping oleh Tim Manajemen Talenta BKN, Kamis (12/02/2026) di Kantor BKN Pusat, Jakarta.

Dalam ekspose ini, masing-masing instansi pemerintah daerah memaparkan progres kesiapan pembangunan manajemen talenta, mulai dari penguatan kelembagaan, infrastruktur teknologi, hingga desain pengembangan dan retensi talenta. Ketiga instansi ini sepakat dengan penggunaan SIMATA BKN sebagai instrumen utama dalam pemetaan potensi dan kinerja ASN, di mana sistem ini sendiri telah terintegrasi dengan SIASN sebagai basis pengambilan keputusan berbasis data.

Pada kesempatan itu, Wakil Kepala BKN, Suharmen, menekankan perihal kualitas manajemen talenta yang bergantung pada kelengkapan dan validitas data ASN. “Manajemen talenta bergantung pada data dan informasi yang disajikan, dan ini berpengaruh pada pengambilan keputusan. Yang paling penting adalah data kinerja dan kualifikasi harus lengkap dan mutakhir,” tegasnya. Ia juga mengingatkan agar ASN aktif memperbarui data secara mandiri agar seluruh capaian pendidikan dan kompetensi dapat ter-capture dalam sistem.

Sebelum manajemen talenta diimplementasikan secara penuh, Wakil Kepala BKN juga mengingatkan agar instansi secara proaktif melakukan sosialisasi kepada seluruh ASN, karena menurutnya hal itu merupakan langkah krusial. “Semua ASN harus memahami betul mengenai skema baru pengisian jabatan melalui manajemen talenta. Para pegawai harus paham bahwa pengisian jabatan kini tidak hanya melalui skema seleksi terbuka, tetapi lewat manajemen talenta,” imbaunya.

Di samping itu, Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru, Purjiyanta, menyampaikan dukungan terhadap kesiapan ketiga daerah di wilayah kerjanya tersebut. Ia berharap proses ekspose ini dapat segera ditindaklanjuti dengan rekomendasi penerapan. “Kami mohon agar dapat diberikan rekomendasi sehingga daerah dapat menerapkan manajemen talenta secara optimal. Pendampingan akan terus kami lakukan karena ini bukan hanya program kepala daerah, tetapi program nasional,” ujarnya.

Adapun persiapan yang dilakukan ketiga instansi tersebut disampaikan pada tahap ekspose ini, diantaranya ada Kabupaten Pesisir Selatan yang menyatakan komitmen kepala daerahnya melalui penerbitan sejumlah regulasi pendukung, dan pendampingan intensif bersama Kanreg XII BKN Pekanbaru. Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menegaskan bahwa manajemen talenta menjadi kunci percepatan pembangunan daerah. Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng dan Bupati Kabupaten Siak yang diwakili Sekretaris Daerahnya, yakni Mahadar, secara khusus memaparkan persiapan instansinya dari aspek kelembagaan, pembentukan komite talenta, dan strategi retensi melalui pemetaan nine box analysis.

Terkait itu, tim manajemen talenta BKN memberikan beberapa poin evaluasi mengenai pentingnya penyempurnaan data, seperti SKP, NIK, email, dan kualifikasi pendidikan ASN agar hasil talent mapping lebih akurat dan objektif. Persiapan instansi yang optimal diharapkan semakin memperkuat penerapan sistem merit secara konsisten.

Penulis/foto: bp
Editor: des

Back To Top