skip to Main Content

Paparkan Kesiapan Manajemen Talenta di Instansinya, Tiga Kepala Daerah Ekspose ke BKN

Jakarta – Humas BKN, Saat melakukan tahap ekspose pembangunan manajemen talenta ASN di instansinya, Kepala daerah dari Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Siak memaparkan persiapan yang telah dan sedang dilakukan sebagai bentuk konkret kesiapan instansinya. Ketiga instansi juga menyampaikan perkembangan yang dilakukan dalam penggunaan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) BKN.

Sebelum manajemen talenta diimplementasikan secara penuh, Wakil Kepala BKN, Suharmen, mengimbau instansi agar melakukan sosialisasi kepada seluruh ASN di daerahnya secara proaktif, karena menurutnya hal itu merupakan langkah krusial. “Semua ASN harus memahami betul mengenai skema baru pengisian jabatan melalui manajemen talenta. Para pegawai harus paham bahwa pengisian jabatan kini tidak hanya melalui skema seleksi terbuka, tetapi lewat manajemen talenta,” imbaunya.

Terkait itu, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyampaikan bahwa instansinya telah menyiapkan dasar kebijakan sebagai landasan implementasi manajemen talenta. Ia menyatakan komitmennya sebagai kepala daerah melalui penerbitan regulasi pendukung, dan penugasan perangkat daerah untuk memastikan kesiapan data ASN. “Manajemen talenta harus diposisikan sebagai sistem pengelolaan SDM yang terstruktur, bukan sekadar pemenuhan administrasi. Karena itu, Pesisir Selatan menargetkan seluruh data kinerja dan kualifikasi ASN tervalidasi sebelum implementasi penuh dilakukan,” jelasnya dalam tahap ekspose bersama Tim Manajemen Talenta BKN di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (12/02/2026).

Di samping itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengatakan pembenahan tata kelola menjadi fokus utama instansinya. Ia menyampaikan bahwa pembentukan komite talenta telah dilakukan dan mekanisme kerja internal sedang disempurnakan agar proses identifikasi dan pengembangan talenta berjalan objektif. Ia juga sepakat dengan arahan Wakil Kepala BKN mengenai kesiapan organisasi sebelum sistem dijalankan, termasuk memastikan seluruh pimpinan perangkat daerah memahami peran dan tanggung jawabnya dalam manajemen talenta.

Selanjutnya, Bupati Kabupaten Siak yang diwakili Sekretaris Daerahnya, Mahadar, menyampaikan persiapan instansinya dengan menggarisbawahi evaluasi yang disampaikan Tim Manajemen Talenta BKN terutama aspek teknis dan kualitas data sebagai prioritas. Evaluasi dari Tim Manajemen Talenta BKN, diantaranya agar instansi melakukan percepatan pemutakhiran data ASN, termasuk SKP, kualifikasi pendidikan, NIK, dan alamat email agar hasil pemetaan melalui SIMATA akurat sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan. Tanpa data yang lengkap dan mutakhir, manajemen talenta tidak akan menghasilkan rekomendasi yang tepat.

Di akhir, ketiga instansi menyatakan komitmen dan kesiapannya untuk menindaklanjuti hasil ekspose dan rekomendasi BKN dengan langkah implementasi bertahap di wilayah masing-masing, dan dengan pendampingan BKN melalui Kantor Regional XII BKN Pekanbaru.

Penulis/foto: bp
Editor: des

Back To Top