skip to Main Content

Pelepasan Purnabakti TMT 1 Maret 2026, Sekretaris Utama BKN : Pensiun Bukan Perhentian dalam Berkarya, Tapi Babak Baru Kehidupan

Jakarta – Humas BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali melepas calon purnabakti Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BKN yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Dalam sambutan, Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah menuturkan bahwa masa purnabakti bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru kehidupan. “Momentum ini adalah bentuk penghargaan atas curahan pikiran, tenaga, dan dedikasi Bapak dan Ibu selama puluhan tahun. Pensiun bukan perhentian dalam berkarya, justru ini kesempatan untuk mengabdi lebih luas, terutama kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” tutur Imas Kamis (12/2/2026) di BKN Pusat, Jakarta.

Lebih lanjut, dalam arahannya Imas juga menekankan kepada para purnabakti untuk terus menjaga kesehatan, memperkuat hubungan keluarga dan masyarakat sekitar, serta meningkatkan spiritualitas sebagai bekal utama dalam menjalani masa purnabakti. “Dalam aspek hak kepegawaian, BKN terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam pengelolaan hak-hak pensiun ASN,” ungkapnya.

Mewakili para calon purnabakti, Dr. Ahmad Jalis menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan mengabdi di BKN selama lebih dari 40 tahun. Di kesempatan ini ia mengenang perjalanan kariernya sejak awal pengabdian hingga turut merintis berbagai inisiatif pengembangan manajemen ASN, termasuk penguatan kajian dan asesmen kompetensi. “Sebagian besar perjalanan hidup kami ada di BKN. Kami merasa bangga menjadi bagian dari institusi ini dan percaya BKN akan terus berkembang menjadi organisasi yang semakin modern dan strategis,” ungkapnya.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi BKN, Ana Hasna Hasaruddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan purnabakti dilaksanakan secara rutin setiap bulan bagi pegawai yang memasuki batas usia pensiun (BUP). Pada kesempatan tersebut, para calon purnabakti menerima Surat Keputusan (SK) Pensiun dan Piagam Penghargaan dari pimpinan BKN, manfaat Tabungan Hari Tua (THT) dari PT Taspen, tali asih dari Korpri, serta bingkisan dari Koperasi Promat BKN berikut pengembalian simpanan keanggotaan koperasi.

Sementara itu, Brand Manager PT Taspen Jakarta, Yoka Krisman Wijaya, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat antara BKN dan Taspen dalam memberikan layanan proaktif bagi ASN yang memasuki masa pensiun. Ia menyebut BKN sebagai salah satu instansi yang secara konsisten melaksanakan pelepasan purnabakti secara rutin dan terencana. “Kolaborasi ini memastikan hak-hak pensiun dapat diterima tepat waktu tanpa harus diurus sendiri oleh pegawai yang memasuki masa purna tugas,” jelasnya.

Adapun lima pegawai yang akan memasuki masa purnabakti TMT 1 Maret 2026 adalah Dr. Ahmad Jalis, Ibu Sri Wantarsih,Ibu Mida Simanihuruk, Ibu Mimin Aminah, dan Ibu Feli Fula Febriyani.

Acara ini juga turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional Ahli Utama di lingkungan BKN, perwakilan PT Taspen, Dewan Pengurus Korpri BKN, serta tamu undangan lainnya baik secara langsung maupun daring.

Melalui kegiatan ini, BKN menegaskan komitmennya untuk menghormati dan menghargai setiap pengabdian ASN, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pegawai aktif dan para purnabakti sebagai bagian dari keluarga besar BKN.

Penulis: Eja
Foto: Kis
Editor: nsp

Back To Top