skip to Main Content

Raih WTP 17 kali Berturut-turut, Bukti Konsistensi BKN Kelola Uang Negara secara Akuntabel

Jakarta – Humas BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menorehkan capaian membanggakan dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Raihan tersebut menjadi opini WTP ke-17 kali secara berturut-turut, sekaligus mencerminkan konsistensi BKN dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip good governance.

Opini WTP tersebut diterima dalam kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) dan Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PHLN) Tahun 2025 pada lingkup Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara III (Ditjen PKN III) BPK RI yang berlangsung di Auditorium Badiklat PKN BPK RI, Kamis (16/07/2026).
Wakil Kepala BKN, Suharmen, menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 17 tahun berturut-turut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran BKN dalam menjaga kualitas tata kelola keuangan serta memastikan setiap pengelolaan anggaran dilaksanakan secara tertib, efektif, dan akuntabel.

“Alhamdulillah, BKN kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI untuk yang ke-17 kali secara berturut-turut. Capaian ini merupakan hasil komitmen seluruh insan BKN dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan negara dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi,” ujar Suharmen.

Menurutnya, opini WTP bukan sekadar capaian administratif, tetapi juga menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan negara di lingkungan BKN telah dilaksanakan secara profesional dan bertanggung jawab. Karena itu, BKN akan terus memperkuat budaya akuntabilitas melalui penyempurnaan tata kelola, penguatan sistem pengendalian internal, serta peningkatan kualitas pengelolaan anggaran secara berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Utama BKN, Rahman Hadi, menegaskan bahwa opini WTP ke-17 menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan di lingkungan BKN. “Raihan opini WTP ini merupakan hasil kerja keras seluruh unit kerja di lingkungan BKN. Ke depan, kami akan terus memastikan setiap rekomendasi hasil pemeriksaan ditindaklanjuti secara optimal sebagai bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola keuangan dan penguatan akuntabilitas organisasi,” ungkap Rahman.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 17 tahun berturut-turut menjadi bukti komitmen BKN dalam mengelola keuangan negara secara transparan, efektif, efisien, dan akuntabel. Capaian tersebut sekaligus memperkuat peran BKN sebagai instansi pemerintah yang terus mengedepankan tata kelola pemerintahan yang baik dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pelaksanaan manajemen ASN di Indonesia.

Back To Top