skip to Main Content

Tekankan Kolaborasi Antarnegara, Kepala BKN: BKN Support Timor Leste dalam Manajemen ASN

Kamboja – Humas BKN, Di tengah kehadirannya dalam 23rd ASEAN Cooperation on Civil Service Matters (ACCSM) di Siem Reap, Kamboja, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan melakukan pertemuan bilateral informal dengan President of Civil Service Commission (CSC) Timor-Leste, Agostinho Letencio de Deus, Selasa (04/08/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya BKN memperkuat diplomasi kelembagaan Indonesia di tingkat ASEAN, sekaligus membangun kemitraan strategis dalam pengembangan manajemen ASN, transformasi digital pemerintahan, serta pengembangan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Terkait itu, Kepala BKN, Prof. Zudan menegaskan bahwa keberhasilan transformasi birokrasi di era digital tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri. Menurutnya, kolaborasi antarnegara menjadi kebutuhan strategis untuk mempercepat lahirnya tata kelola aparatur yang semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik di masa depan. “BKN memandang ACCSM bukan hanya sebagai forum kerja sama regional, tetapi sebagai ruang strategis untuk membangun ekosistem manajemen ASN yang saling menguatkan. Indonesia ingin menghadirkan kepemimpinan yang kolaboratif, di mana setiap negara dapat saling berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik terbaik dalam pengelolaan aparatur sipil,” ujar Prof. Zudan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden CSC Timor Leste menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada Indonesia yang akan mengemban estafet kepemimpinan sebagai Chair ACCSM pada periode berikutnya. Menurutnya, kepemimpinan Indonesia diharapkan semakin memperkuat sinergi negara-negara ASEAN dalam membangun aparatur sipil yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan Indonesia, Timor-Leste menyampaikan minat untuk melibatkan para pejabat dan aparatur sipilnya dalam proses persiapan penyelenggaraan ACCSM. Keterlibatan tersebut menurutnya dapat memperluas pemahaman mengenai mekanisme kerja sama regional, sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan Timor Leste dalam pengelolaan aparatur sipil.

Selain membahas dukungan terhadap Keketuaan Indonesia, kedua pimpinan lembaga juga mendiskusikan peluang kolaborasi dalam implementasi ACCSM dan ACCSM+3 Work Plan 2026–2030. Kerja sama tersebut mencakup berbagai inisiatif pengembangan sumber daya manusia aparatur, reformasi administrasi publik, transformasi digital pemerintahan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik di kawasan ASEAN.

Timor Leste menyatakan ketertarikannya untuk berperan sebagai mitra pelaksana maupun co-lead dalam sejumlah program kerja ACCSM. Menanggapi hal itu, Kepala BKN, Prof. Zudan menyambut positif dan optimis bahwa semakin luas partisipasi negara anggota akan memperkuat efektivitas implementasi agenda bersama sekaligus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat ASEAN. “Indonesia ingin kepemimpinan ACCSM menjadi milik bersama. Semakin banyak negara yang terlibat dalam merancang dan melaksanakan program, semakin kuat pula dampaknya terhadap peningkatan kapasitas aparatur sipil di kawasan. BKN siap membuka ruang kolaborasi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pertemuan tersebut juga membahas perkembangan sistem manajemen ASN Indonesia yang terus bertransformasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Berbagai inovasi yang dikembangkan BKN dalam pengelolaan ASN mendapat perhatian dari Timor Leste sebagai salah satu referensi dalam mendukung penguatan sistem sektor publik dan kapasitas digital aparatur di negaranya. Menindaklanjuti pembahasan tersebut, kedua pihak menjajaki sejumlah program kerja sama berupa pelatihan, pertukaran teknis, berbagi pengetahuan (knowledge sharing), serta kunjungan studi. Program-program tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi talenta digital aparatur Timor Leste sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara BKN dan Civil Service Commission Timor Leste.

Bagi Indonesia, kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen BKN untuk memperluas kontribusi dalam pengembangan manajemen ASN di tingkat regional. Melalui kepemimpinan Indonesia pada ACCSM mendatang, BKN berkomitmen mendorong lahirnya berbagai inisiatif kolaboratif yang mampu mempercepat reformasi administrasi publik, memperkuat transformasi digital birokrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di negara-negara ASEAN.

Back To Top