Dukung Seleksi JPTM yang Objektif dan Berintegritas, 10 Kandidat Sekda NTB Jalani Proses Asesmen di BKN
Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali memfasilitasi proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Terhitung 10 kandidat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan mengikuti proses asesmen dari unit Pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN selama tiga hari ke depan, yakni mulai dari 22-24 Desember 2025 di Gedung Assessment Center BKN Pusat BKN, Jakarta.
Plt. Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN, Herman, menegaskan bahwa proses asesmen ini merupakan komitmen BKN dan instansi terkait untuk mewujudkan seleksi JPTM yang objektif dan berintegritas, sekaligus juga sebagai bentuk menjaga kualitas kepemimpinan birokrasi. “Mekanisme seleksi terbuka yang kami fasilitasi dirancang secara profesional untuk menjamin objektivitas, transparansi, dan berbasis kompetensi. Hal ini memberikan kesempatan setara bagi setiap kandidat dan memastikan bahwa pejabat terpilih benar-benar memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta kualifikasi yang dibutuhkan organisasi,” papar Herman, Senin (22/12/2025).
Proses asesmen yang difasilitasi BKN ini mendapatkan porsi perhatian khusus, mengingat betapa strategisnya posisi Sekda sebagai pimpinan birokrasi tertinggi di tingkat provinsi. lebih lanjut Asesor SDM Aparatur Ahli Utama BKN Supranawa Yusuf mengungkapkan bahwa untuk seleksi JPTM, standar penilaian yang dilakukan lebih ketat dan komprehensif. Metode yang digunakan dengan alat ukur seperti analisis kasus, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara kompetensi, presentasi, dan tes psikometri. “Tujuannya untuk mendapatkan gambaran utuh dan mendalam tentang kompetensi calon,” jelas Yusuf.
Yusuf juga mengungkapkan bahwa BKN secara konsisten mendorong terciptanya iklim seleksi yang tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan kematangan berpikir. lebih lanjut menurutnya juga kepada para kandidat diimbau untuk mengikuti seluruh rangkaian dengan sungguh-sungguh, terbuka, dan menunjukkan performa yang autentik sesuai kinerja sehari-hari.
“Tampilkan cara berpikir, gaya kepemimpinan, dan pengambilan keputusan secara natural. Semakin autentik kandidat, semakin akurat profil kompetensinya tergambar. Hasil asesmen ini nantinya akan menjadi cermin sebenarnya yang dapat dimanfaatkan secara optimal, baik untuk pengembangan karier individu maupun pemenuhan kebutuhan organisasi,” tambah Yusuf.
Pelaksanaan asesmen yang ketat dan berbasis standar nasional ini memperkuat peran BKN sebagai garda terdepan dalam menyaring dan menyiapkan pemimpin birokrasi masa depan yang kompeten, berintegritas, dan siap memacu kinerja pemerintahan yang lebih baik, khususnya bagi Pemerintah Provinsi NTB.
Penulis: Shabiw
Foto: Ika
Editor: nsp

