Prof. Zudan: RS Korpri Pura Raharja, Ikon Kesehatan dari Korpri Jatim untuk Para ASN
Surabaya – Humas BKN, Dengan peluncuran identitas baru RS KORPRI Pura Raharja di Surabaya berkat dukungan KORPRI Health, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan, menyampaikan bahwa kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan investasi strategis bagi peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan publik. Ia mendorong KORPRI Health berkembang menjadi gerakan nasional yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga membangun budaya hidup sehat di kalangan ASN.
Untuk itu, Prof. Zudan menginginkan agar KORPRI Health menjadi gerakan yang berkelanjutan. “Kami ingin KORPRI Health tidak berhenti pada layanan kuratif. Program ini akan terus diperluas melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan berkala, vaksinasi, hingga berbagai upaya pencegahan penyakit. Saya menyakini ASN yang sehat akan mampu menjalankan tugas pemerintahan secara optimal dan memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ungkapnya saat menghadiri peluncuran identitas baru RS KORPRI Pura Raharja di Surabaya, Jumat (10/07/2026).
Hal ini juga menurutnya karena investasi pada kesehatan ASN merupakan bagian penting dari upaya membangun manajemen talenta nasional. Prof. Zudan menilai pembangunan birokrasi yang unggul harus dimulai dari kualitas sumber daya manusianya. Menurutnya, ASN yang sehat memiliki daya tahan, produktivitas, dan kemampuan yang lebih baik untuk menjalankan tugas pemerintahan serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. “ASN yang sehat akan mampu bekerja lebih produktif, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, kesehatan ASN bukan hanya urusan individu, tetapi merupakan investasi bagi kualitas birokrasi Indonesia,”
Peluncuran identitas baru RS KORPRI Pura Raharja ini menurutnya menjadi salah satu upaya konkrit mendukung visi: ASN yang sehat, birokrasi akan semakin adaptif, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan pelayanan publik di masa depan. Transformasi rumah sakit diharapkan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memenuhi kebutuhan ASN beserta keluarganya.
Pada kesempatan yang sama dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara RS KORPRI Pura Raharja dengan Pusat Studi Kecerdasan Artifisial dan Teknologi Digital Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), serta kerja sama internasional dengan RS International St. Mary’s Korea. Kolaborasi tersebut bertujuan meningkatkan inovasi layanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan kapasitas pelayanan berstandar internasional.
Selain itu, Prof. Zudan turut meninjau pelaksanaan Program Satu Juta Vaksinasi HPV yang diikuti sekitar 300 ASN beserta anggota keluarganya di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program tersebut merupakan bagian dari KORPRI Health yang mengedepankan upaya preventif untuk menjaga kesehatan anggota KORPRI. Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Regional II BKN, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur, Direktur BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Bidang Kesehatan.
Melalui kolaborasi antara BKN, KORPRI, pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, perguruan tinggi, dan mitra internasional, Prof. Zudan berharap semakin banyak ASN memperoleh akses layanan kesehatan yang komprehensif sehingga mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang unggul dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Penulis: abi
Editor: des

