Targetkan Profiling 600 Ribu ASN Tahun Ini, BKN Siapkan Pelaksanaan Pro-ASN se-Indonesia
Jakarta – Humas BKN, Untuk memastikan target profiling ASN di seluruh wilayah kantor regional dapat tercapai, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan kesiapan pelaksanaan program Pro-ASN BKN di seluruh Kantor Regional dan UPT BKN se-Indonesia. BKN sendiri menargetkan 600 Ribu ASN mengikuti profiling ASN hingga Desember mendatang. Program ini menjadi langkah strategis BKN dalam membangun basis data profil ASN yang komprehensif untuk mendukung pengembangan kompetensi, perencanaan karier, serta pengelolaan talenta dan sistem merit.
Dalam arahannya, Wakil Kepala BKN, Suharmen, mengingatkan bahwa percepatan profiling harus tetap mengutamakan kualitas dan integritas pelaksanaan. Ia mengatakan tujuan pelaksanaan profiling ASN ini bukan sekadar memenuhi jumlah peserta, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun database ASN nasional dengan standar yang jelas. “Walaupun diberikan diskon besar-besaran, walaupun gratis, jangan sampai mengorbankan kualitas. Standarnya harus jelas, integritas ASN yang bertugas harus jelas, dan pihak yang bertanggung jawab harus menjalankan standar yang sama,” ujarnya dalam Koordinasi Pelaksanaan Pro-ASN BKN, Rabu (09/09/2026) di Kantor Pusat BKN, Jakarta.
Terkait persiapannya sendiri, Suharmen menekankan perlunya strategi konkret dari setiap wilayah, identifikasi kendala di lapangan, serta koordinasi dan kolaborasi antarunit untuk menyelesaikan hambatan teknis maupun nonteknis. Ia meminta seluruh Kanreg memastikan kuota yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal. “Jangan sampai wilayahnya kencang mengajukan manajemen talenta, namun tidak ada data ASN yang terprofil dengan baik,” pesannya.
Suharmen menyampaikan bahwa hasil profiling akan menjadi bagian penting dalam pengelolaan manajemen talenta, dan pengembangan kompetensi ASN secara nasional. Hasil asesmen diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai potensi maupun kelemahan ASN sehingga pengembangan kompetensi dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan dan data yang akurat.
Pada kesempatan itu, sejumlah Kanreg membahas persiapan pelaksanaan profiling ASN di instansi wilayah kerjanya masing-masing. Di antaranya perihal kesiapan sarana prasarana, anggaran, jadwal pelaksanaan, hingga fasilitas CAT. Selain itu, setiap Kanreg juga diarahkan menghitung kebutuhan dan kuota pelaksanaan profiling ASN di wilayahnya, termasuk perlunya pemutakhiran data jabatan agar hasil profiling dapat dimanfaatkan tepat sasaran.
Penulis/foto: Al-Rar
Editor: des

