skip to Main Content

BKN Dorong Seleksi Sekda Papua yang Objektif dan Berbasis Kompetensi

Jakarta – Humas BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya seleksi jabatan pimpinan tinggi yang objektif, transparan, dan berbasis kompetensi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendampingan dalam seleksi calon Sekretaris Daerah Provinsi Papua yang dilaksanakan bersama Pemerintah Provinsi Papua.

Wakil Kepala BKN, Suharmen, menekankan bahwa pengisian jabatan pimpinan tinggi harus melalui mekanisme seleksi terbuka yang memberi kesempatan setara bagi setiap kandidat untuk menunjukkan kapasitas terbaiknya. Menurutnya, proses ini menjadi kunci untuk mendapatkan pemimpin birokrasi yang kompeten, berintegritas, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Pengisian jabatan pimpinan tinggi melalui mekanisme seleksi terbuka bertujuan untuk menjamin objektivitas, transparansi, dan berbasiskan pada kompetensi,” ujar Suharmen saat membuka Penilaian Kompetensi (Penkom) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Papua di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Suharmen menjelaskan bahwa penilaian kompetensi bagi jabatan pimpinan tinggi madya dan utama dilakukan secara terstandar. Hasil asesmen tersebut menjadi salah satu dasar bagi panitia seleksi dalam menilai kesesuaian kompetensi peserta dengan kebutuhan jabatan.

Ia juga mengajak para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian asesmen dengan menampilkan kemampuan dan kondisi diri secara jujur. Dengan begitu, para asesor dapat memperoleh gambaran utuh mengenai potensi serta aspek yang masih perlu dikembangkan dari masing-masing peserta.

“Kalau Bapak-Ibu bisa menampilkan kondisi yang sebenarnya, akan bisa mengetahui di mana kelebihan dan kekurangan Bapak-Ibu. Ini adalah bagian dari transparansi di dalam proses yang ingin kami sampaikan kepada seluruh peserta asesmen,” pungkasnya.

Hasil asesmen tidak hanya menjadi bahan pertimbangan dalam memetakan kesesuaian kompetensi calon Sekretaris Daerah dengan kebutuhan jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, tetapi juga dapat dimanfaatkan peserta untuk mengenali kelebihan dan kekurangan diri sebagai bahan evaluasi dan pengembangan karier.

Melalui pelaksanaan seleksi yang profesional dan akuntabel, BKN terus berperan aktif dalam mendukung terciptanya tata kelola kepegawaian yang berkualitas demi pelayanan publik yang lebih baik.

Penulis: Rib/Mel
Foto: Taufik/Dira

Back To Top